Senin, 28 Maret 2022

Sepotong Kue

Happy Birthday…. Happy Birthday…. Happy Birthday to me…

Sfx: Clapping…

Ya, hari ini gue ulang tahun. Sekarang genap sudah umur gue bertambah menjadi 23 tahun. Hmm…, Tapi angka 23 kan ganjil ya..? Oke gue ganti kalimatnya, jadi ganjil sudah umur gue yang ke-23 tahun. Eh tapi kok gak enak ya didengernya. Ah sudahlah, daripada paragraf ini jadi panjang cuma gara-gara masalah ganjil atau genap doang, intinya hari ini gue berulang tahun.

Mungkin sebagian orang berpikir hari ulang tahun adalah hari yang paling bahagia. Semua teman-teman mengucapkan, orang tua memberikan hadiah terbaik, entah hadiah yang kita sukai atau mengajak kita liburan ke tempat yang kita impikan. Pasangan bisa menjadi orang pertama yang mengucapkan, bahkan saat waktu menunjukkan pukul 00.01, biasanya orang terdekat kita akan mengucapkannya. Tentu ini adalah momen yang menyenangkan.

Tapi tidak semua merasakan itu. Gue yakin diluar sana juga banyak yang mengisi hari ulang tahunnya dengan kekosongan. Dalam artian, yaudah. Kayak hari biasa aja gitu. Tidak ada ucapan dari teman-teman. Tidak ada yang berebut untuk siapa yang mengucapkan pertama kali. tidak ada kue yang diterima. Dan masih banyak hal-hal kosong lainnya.

"Dan pertanyaanya, berada dimanakah gue sekarang? Apakah yang pertama atau yang kedua?".

Well.., Jujurly (caelah biar kek anak jaksel yekan), semakin bertambahnya umur, gue merasa tidak terlalu peduli dengan berapa banyak atau ada dan tidaknya ucapan-ucapan yang diberikan (padahal ngarep) atau semua hadiah yang dikasih (padahal gak ada), toh ulang tahun gue sebelum-sebelumnya pun diisi dengan kesendirian. Setidaknya 7 tahun terakhir.

Bagaimana dengan perayaan? Hmm… seingat gue ya gak pernah, cuma gue pernah liat di album foto pas umur gue masih 1, itulah perayaan ulang tahun terakhir gue. Dan tentunya ingatan gue belum sampe situ, jadi gue gak tau gimana rasanya, atau semenyenangkan apa. Bahkan sweet seventeen pun yang dimana tidak sedikit orang yang merayakannya dengan mewah atau sederhana, dengan sekedar mengundang beberapa temannya untuk makan-makan di rumah, karaoke bareng, atau main bareng. Gue? Ya cukup dengerin kumpulan album Rex Orange Country di Spotify sambil makan Chuba rasa balado.

Terlihat menyedihkan bukan? Tapi sebenarnya tidak juga. Untuk orang yang seumuran sama gue, hari ulang tahun sudah bukan lagi tentang seberapa banyak ucapan yang diterima hingga membuat story whatsapp kita terlihat titik-titik, atau semewah apa hadiah yang didapat, atau seberapa romantis pesan dari pasangan kita. Tapi lebih kepada problematika atau pencapaian dalam hidup ini.

Asekk, berat banget ya bahasanya.

Untuk orang yang didewasakan oleh keadaan, kita pasti selalu berpikir untuk menjadi pribadi yang lebih baik tiap harinya. Apalagi setelah satu tahun umur berlalu, hal apa saja yang sudah kita lakukan sebelumnya? Apakah banyak buruknya atau baiknya? Berapa banyak waktu yang kita sia-siakan? Pencapaian apa saja yang sudah kita terima? Dan masih banyak pertanyaan-pertanyaan lain yang bisa membuat isi pikiran kita sangat ramai hingga membuat kita susah untuk tidur. karena semua permasalahan yang sedang terjadi atau belum terjadi pun semua berkumpul menjadi satu.

Jadi definisi hari ulang tahun bagi gue sekarang sudah bukan lagi tentang kebahagiaan, tapi lebih kepada peringatan atau sebagai bahan untuk bermuhasabah.

But, I’m always grateful to people who pray for me on my birthday. Karena kita semua pasti punya orang-orang yang selalu mendoakan kita bukan? Apalagi di hari spesial kita. So Thanks a bunch, I really appreciate. And I wanna thank me for sure, who always try to be stronger than you think, who always supporting me in any situation.

Once again, Happy Birthday to me…..

 

 

 

Rabu, 13 Januari 2021

Review Film Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba The Movie: Mugen Train


Sumber: Kompas.com





Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba The Movie: Mugen Train, merupakan sebuah film animasi Jepang yang di adaptasi dari manga Kimetsu  No Yaiba karya Koyoharu Gotoge, yang disutradai oleh Haruo Sotozaki  dan diproduksi oleh Ufotable. Film ini merupakan salah satu yang terlaris di Jepang. Bahkan ditunggu-tunggu oleh para pecinta anime atau yang disebut dengan “wibu” diseluruh dunia.

Film yang akan tayang serentak di bioskop Indonesia pada tanggal 6 Januari 2021 ini merupakan salah satu film yang paling banyak ditunggu oleh para wibu di Indonesia. Dan gue sebagai salah satu wibu yang sudah menonton film ini bakal nyeritain pengalaman gue saat menonton film ini.

Kimetsu no Yaiba The Movie: Mugen Train sendiri merupakan sequel dari anime kimetsu no yaiba season 1 yang sudah tayang pada bulan April 2019. Dengan ending yang menggantung, Kimetsu no Yaiba the movie ini menurut gue sangat sukses sebagai sequel dari animenya season 1.

Untuk kalian yang belum pernah menonton animenya, tetapi ingin menonton filmnya pun sangat boleh. Karena alur cerita dalam film ini bisa dibilang arc baru atau mempunyai jalan ceritanya sendiri, jadi tidak terlalu membingungkan saat kita menonton nanti. Tapi gue menganjurkan untuk menonton animenya terlebih dahulu agar kita bisa kenal dengan karakter-karakter yang ada di film ini.

Jadi di review ini gue gak bakal bahas jalan ceritanya, ada beberapa hal yang bakal gue bahas selain jalan alur cerita, jadi kalian jangan takut akan terspoiler nanti.

1. Grafik yang sangat ciamik dan animasi yang memanjakan mata

Ufotable studio sendiri merupakan salah satu studio favorit gue. Tidak diragukan lagi kualitas gambar dan animasinya sangat enak dipandang,. Resolusi yang menurut gue kayaknya sudah 4K HDR, karena ada beberapa scene pemandangan di film ini yang nampak sangat realistis.

Yang gue juga suka dari animasinya adalah saat bagian pertarungan berlangsung, antara Tanjiro dkk dengan para iblis. Karena menurut gue itu sangat epic sekali. Kilatan petir, kobaran api, tetesan air yang dikeluarkan dari pedang masing-masing karakter, terlihat sangat mewah ditambah shot kamera yang cinematic akan membuat mata kalian tidak berkedip.

2. Soundtrack musik yang indah dan efek yang menggelegar

Menurut gue sebuah film tidak akan sukses jika tidak didukung oleh musik yang bagus pula. Tapi tidak dengan film ini, walaupun hanya animasi 2D, menurut gue backsound dalam film ini sangat mewah. Film ini memiliki vibe yang dark dan sedikit gore. Latar waktunya pun terjadi pada malam hari sepanjang film berlangsung.

Jadi dengan skoring efek-efek suara yang mewah, suasana menegangkan saat melawan iblis pun sangat dapat, bahkan saat pertarungan antara tanjiro dkk dengan para iblis sangat epic. Ditambah theme song dari film ini yang dinyanyikan oleh Lisa, sukses menambah beberapa scene menjadi sangat sedih dan kelam. Jadi jangan heran jika kalian akan menangis saat menonton film ini, bukan hanya drama Korea saja yang bisa bikin menangis loh, anime juga bisa. Hahaha.

3. Seiyuu yang sangat keren dan luar biasa

Dalam film ini, gue sangat takjub dengan seiyuu dari para karakter, khususnya seiyuu dari Kamado Tanjiro, yaitu Hanae Natsuki. Buat kalian yang gak tau apa itu seiyuu, jadi seiyuu tuh sebutan dari voice actor atau pengisi suara di Jepang. Nah jadi tuh ada beberapa scene dalam film ini yang sangat sedih menurut gue, dengan suasana, dialog, dan didukung oleh seiyuu yang profesional, feel yang didapat tuh kena banget. Cukup untuk menggetarkan hati dan meneteskan air mata deh pokoknya. Jadi kisah kelam dari karakter pun bisa kita rasakan bersama. Yang penasaran kayak gimana bisa langsung nonton hehehe

Jadi itulah beberapa hal yang buat gue sangat suka sama film ini dan gue sangat merekomendasikan kalian buat nonton. Walaupun kalian belum nonton animenya, kalian tetap bisa menonton film ini, karena tidak begitu mempengaruhi di alur cerita. Rate yang gue kasih untuk film ini 10/10, karena emang sebagus itu filmnya, jadi kalian jangan takut kecewa kalau mau menonton film ini. Itu aja dari gue, sekian dan terima kasih.

 

Selasa, 17 Desember 2019

Seperti apa peranan mahasiswa dalam membangun bangsa Indonesia ?


Jika pada postingan saya sebelumnya membahas tentang penerapan e-learning di dunia pendidikan, sekarang saya akan membahas hal yang berbau pendidikan lagi, tetapi kini objeknya adalah mahasiswa.

Pada zaman sekarang ini, khususnya di Indonesia. Tidak sedikit para pemuda yang berhasil menciptakan karya yang dapat membangun Indonesia lebih baik, contoh yang paling umum adalah para pendiri startup, seperti Nadiem Makarim, Ahmad zaki, Adamas belva, Sabda PS, dan masih banyak lagi pemuda yang sukses menciptakan startup yang sangat berguna bagi masyarakat kita pada zaman sekarang. Bahkan presiden kita sekarang pun menunjuk 7 pemuda untuk menjadi staf khusus yang bergerak sesuai bidangnya masing-masing. Ini membuktikan bahwa peran pemuda memang sangat penting untuk membangun bangsa ini.

Mahasiswa pun adalah salah satu golongan pemuda yang memiliki peranan tersendiri untuk membantu membangun bangsa ini. Sebelumnya kita harus tau dulu, sebenarnya apa sih yang dimaksud mahasiswa itu.  Definisi mahasiswa itu sendiri menurut saya adalah salah satu golongan muda yang sedang menuntut ilmu di perguruan tinggi yang memiliki identitas diri. Identitas diri yang dimaksud oleh mahasiswa itu sendiri adalah bisa meliputi insan yang religius, peduli sosial, berpikir kritis, dan bertanggung jawab atas hal yang dilakukan.

Mak dari itu, dari definisi diatas, tentu kita dapat membayangkan bahwa mahasiswa juga sebenarnya memiliki peran penting dalam membangun Indonesia. Jadi mahasiswa bukan hanya sebagai pelajar/penuntut ilmu saja, tetapi mahasiswa juga memiliki peran sebagai sosial kontrol, agent of change, dan sebagai Iron stock.

     1. Sosial kontrol




Jadi dalam hal ini, sebenarnya mahasiswa memiliki peran yang penting untuk mengontrol jalannya bangsa ini. Kita bisa ambil contoh, sebelumnya pemerintah pernah mengeluarkan kebijakan RKUHP yang sangat kontroversial. Dan karena kebijakan yang dikeluarkan itu, mahasiswa dari seluruh Indonesia melakukan aksi didaerahnya masing-masing, untuk membantu masyarakat yang mengeluh agar kebijakakan itu tidak disahkan. Nah dari sini kita bisa mengetahui ternyata mahasiswa zaman sekarang tidak kehilangan empatinya terhadap bangsa ini, mereka akan membantu menyampaikan aspirasi rakyat apabila ada kebijakan yang sedikit menyimpang dari pemerintah, maka mahasiswa akan membantu untuk meluruskan itu. Inilah hal yang patut diapresiasi.



      2.  Agent Of Change



Sebagai pemuda yang intelektual, peranan mahasiswa sangat dibutuhkan dalam membantu membangun atau membuat perubahan yang baik bagi bangsa ini. Dengan ilmu yang dipelajari dari perkuliahan maupun pengalaman organisasi, mahasiswa dapat merealisasikan itu kepada masyarakat  dan membantu menyelesaikan masalah-masalah yang sedang terjadi dan memberikan solusi atas permasalahan tersebut.



      3.  Iron Stock



Dalam istilah ini, mahasiswa disebut sebagai aset atau penerus bangsa dalam membantu perubahan bangsa. Selain itu, sebagai penerus bangsa. Para mahasiswa ini diharapkan dapat melanjutkan perjuangan di masa depan nanti. Karena sebagai golongan muda pastinya nanti akan menggantikan golongan tua, baik itu dalam hal pemerintahan maupun organisasi. Maka dari itu sebagai mahasiswa, seharusnya  kita mempersiapkan segala hal yang kita miliki untuk membantu berjuang dalam membangun bangsa Indonesia.


Jadi dalam pembahasan diatas, kita sepakat bahwa mahasiswa pun mempunyai peranan yang penting dalam membangun bangsa Indonesia ini. Tidak memandang mau dia kuliah di perguruan tinggi negeri atau swasta, bahkan yang tidak berstatus mahasiswa pun, selama kita menyandang gelar  sebagai pemuda, kita mempunyai hak yang sama dalam membantu membangun Indonesia ini menjadi lebih baik.

Sabtu, 07 Desember 2019

Efektifkah pembelajaran e-learning pada zaman sekarang ?


Kali ini saya akan membahas sesuatu yang berkaitan dengan pendidikan. Di era revolusi 4.0 sekarang ini, yang dimana teknologi dan informasi sudah luas dan secara bebas bisa diakses dimana saja, tentunya ini merupakan keuntungan dan memiliki banyak manfaat untuk masyarakat di Indonesia. Jika kita rewind kembali disaat teknologi belum seperti sekarang ini, dimana jika kita ingin membeli sesuatu barang, tentu kita harus pergi ke pasar/mall dulu, atau jika kita ingin naik transportasi umum, kita harus pergi ke pinggir jalan dulu untuk memanggil ojek, bajaj atau kendaraan lainnya. Tetapi sekarang dengan menggunakan smartphone saja, kita bisa mengakses semua itu dan bisa membeli tanpa harus capek-capek pergi keluar lagi.

Dengan teknologi yang sudah merambat ke segala bidang, tentunya teknologi dipastikan akan masuk di dunia pendidikan juga. Adanya kehadiran e-learning di pendidikan kita, ini diharapkan dapat mampu menjawab sebuah tantangan pendidikan kita, dan bisa meminimalisir pendidikan kita yang belum begitu baik.

Pembelajaran e-learning pun memang sangat bagus dan efektif untuk diterapkan pada proses pembelajaran. Dan dibeberapa sekolah di Indonesia pun sudah banyak yang menerapkan sistem ini.

Seperti yang dilansir oleh RadarMalang.id, sejumlah SMA dan SMK yang berada di Malang mulai menerapkan e-learning dalam pembelajaran di kelas, misalnya saja pada sekolah SMKN 3 Malang yang menerapkan sistem ini, dengan memanfaatkan salah satu aplikasi yaitu edmodo, aplikasi ini digunakan untuk mengasah kemampuan berbicara dan menulis bahasa Inggris, untuk menunjang pembelajaran siswa.

E-Learning memang sangat bagus untuk diterapkan, mengingat bahwa kurikulum 2013 ini menuntut siswa untuk aktif di kelas, dan guru sebagai fasilitator bagi peserta didik, maka dari itu dengan e-learning ini, peserta didik bisa lebih aktif dan bahkan bisa berfikir kritis.

Namun e-learning sendiri pun tidak lepas dari kelebihan dan kekurangan yang dimiliki. Kelebihannya tentu dapat membuat pembelajaran lebih menarik dan tidak terkesan monoton dan bisa lebih melibatkan siswa pada proses pembelajarannya, tetapi dari sisi kelemahannya guru tidak dapat memberikan integritas maksimal kepada siswanya, dan tidak semua guru bahkan siswa pun dapat menggunakan media e-learning dengan baik.

Dalam pendidikan kita pun masih memiliki jurang pembatas antara pendidikan di kota-kota besar dan di daerah/pedesaan. Pendidikan yang ada di kota-kota besar mungkin dapat memaksimalkan e-learning ini dengan baik, dengan segala fasilitas dan SDM yang ada. Beda jika dibandingkan dengan pendidikan yang di daerah/pedesaan, tidak sedikit sekolah yang belum mempunyai fasilitas yang baik, infrastruktur yang belum merata, bahkan bisa jadi guru dan peserta didiknya belum terlalu mengetahui tentang teknologi dan lain-lain. Tentu pemerintah harus melakukan pemerataan infrastruktur terlebih dahulu jika ingin menerapkan sistem e-learning ini, jadi tidak hanya sekolah yang di kota besar saja, tetapi di daerah pun bisa merasakan sistem ini.

Jika dilihat dari sistem pembelajarannya, tidak selamanya guru bisa menggunakan e-learning di setiap proses pembelajarannya atau di semua mata pelajaran. Walaupun e-learning sangat baik digunakan, setidaknya guru hanya menggunakan sistem ini sebesar 40%, dan sisanya memakai metode seperti biasa atau bertatap muka. Memang sistem e-learning sangat bagus untuk meningkatkan pengetahuan dan karakter siswa, tetapi interaksi juga sangat diperlukan dalam proses pembelajaran, guna memberikan emosi kepada siswa dan perhatian khusus dari seorang guru. Maka dari itu, guru harus pandai menyeimbangkan itu.

Terlepas dari semua itu, kehadiran e-elearning ini dapat memberikan banyak dampak positif kepada pendidikan, dan tentu ini harus terus diterapkan dan ditingkatkan oleh pemerintah, jika pemerataan pendidikan kita sudah baik, dan semua sekolah di Indonesia dapat menerapkan e-learning ini, maka tentu ini bisa meningkatkan SDM kita nantinya.

Selasa, 08 Oktober 2019

Review Film Joker ala kadarnya


Yo gaes, kali ini gue bakal review film yang lagi rame diperbincangkan akhir-akhir ini, dan bahkan tidak sedikit juga kontroversi yang terjadi saat penayangan film ini. Yaitu Joker.


Film yang disutradai oleh Todd Philips dan diproduseri oleh Todd Philips, Bradley cooper, Emma Tillinger Koskoff dan naskah film yang ditulis oleh Todd Philips dan Scott silver ini sukses membuat gue terkagum-kagum sepanjang film, mulai dari segi cerita yang sangat mencuci otak, Cinematografi yang sangat keren, alur cerita yang tak terduga, dan masih banyak lagi yang bakal gue bahas dibawah ini.

Tapi sebelumnya Spoiler Alert buat yang belum nonton film ini karena gue bakal menyinggung beberapa scene inti dari film ini. Oke cekidot.....



Image result for joker
Jadi film joker ini sendiri diadaptasi dari DC comics. Yang jujur gue sendiri gak pernah ngikutin DC universe, dan gak tau apa-apa tentang superhero atau villain dari DC, karena gue anaknya marvel banget hehehe. 

Dan gue nonton filmnya karena emang dari trailernya itu menarik banget untuk ditonton, dimana konsepnya itu sangat berbeda banget dari film superhero yang lainnya, latar waktunya sendiri diawali pada tahun 80'an yang menceritakan sosok Arthur Fleck (joker) yang awalnya tuh orang baik-baik, tetapi menjadi jahat yang disebabkan oleh lingkungannya sendiri.

Dan saat gue tonton filmnya. BOOM. Ternyata keren banget dan sangat direkomendasikan untuk di tonton. Pertama, film ini sangat berbeda dengan film superhero lain, yang dimana kebanyakan mengambil dari sudut pahlawan, tetapi film ini mengambil dari sisi villain. Yang ternyata dibalik sosoknya yang menjadi jahat, ternyata ada alasan yang tepat yang ngebuat dia menjadi seperti itu.

Terus kedua, yang bikin film ini jadi menarik yaitu film ini sedikit banget adegan actionnya. dan itu menambah daya tarik tersendiri. Karena kita tau bersama, biasanya film superhero itu bagus karena efek CGI yang keren dan jurus-jurus memukau yang dikeluarkan oleh superhero. Tapi lu gak bakal nemuin adegan seperti itu di film ini. Jadi kalau lu ber-ekspetasi ada adegan kejar-kejaran yang keren dan yang sejenisnya, mending lu buang deh ekspetasi itu. karena gak bakal ada.

Berarti film ini jelek dong?, masa film superhero gak ada adegan actionnya dan segala macem. Eitt tunggu dulu. Semua itu akan terbayarkan oleh alur cerita yang disuguhkan di film ini. Dimana building up karakternya itu dapet, gore nya juga dapet, bahkan sampai penyakit jiwa dari sosok arthur fleck itu sendiri, seolah-olah kita juga ngalamin hal yang sama dengan dia. Penasaran? makanya nonton wkwk.

Dan disini gue juga merangkum beberapa hal yang membuat gue suka dan kagum sama film ini, yaitu :


1. Akting yang totalitas.



Gue kalau menonton sebuah film, pasti yang gue nilai pertama itu adalah alur ceritanya. Tetapi di film ini berbeda, Joaquin Phoenix sukses ngebuat gue jadi lebih merhatiin dia, No homo loh ya..., kenapa gue lebih concern sama sang aktor tersebut?, karena kualitas aktingnya dia tuh keren banget dan sangat niat menurut gue, dan itu ngebuat sosok arthur fleck (joker) itu sendiri bad vibesnya dapet, sosok kelamnya arthur tuh kena di penonton dan bisa ngebuat penonton juga merasakan hal yang sama dengan yang si arthur alami ini.

Contohnya pada saat arthur tertawa yang dimana itu khasnya dari joker itu sendiri, dan itu cocok banget. apalagi si arthur fleck ini kan mempunyai penyakit pseudobulbar affect (PBA), yang dimana dia suka mendadak tertawa, padahal dia tuh sebenarnya lagi sedih atau gugup. Nah disini tuh Joaquin phoenix sukses memeragakan itu, dimana dia tertawa terbahak-bahak tetapi matanya tuh keliatan banget kalau lagi sedih. Terus juga di adegan si arthur menari-nari telanjang dada, dan tulang-tulangnya tuh sampe kelihatan gitu, kurus kering. itu sih totalitas banget dia sampe ngebentuk badan yang kurus kering kayak gitu


2. Penciptaan karakter dan alur cerita yang bisa bikin mental breakdown




Jadi hal kedua yang gue suka dari film ini yaitu penciptaan karakter Arthur fleck itu sendiri, yang dimana dimulai dari bawah, saat dia itu masih baik, sampai dia menjadi seorang joker, itu sih dapet banget, penonton pun dibuat iba oleh si karakter Arthur fleck itu sendiri. Dan kenapa gue bilang bisa bikin mental breakdown?, Ya karena kondisi kehidupan Arthur fleck itu sendiri yang dimana dia kehilangan pekerjaan karena teman sendiri, dihina atau dijadikan bahan lelucon oleh komedian idolanya di acara televisi, sampai dibohongi oleh mamanya sendiri bahwa dia itu anak dari Thomas wayne, padahal dia tuh Cuma anak angkat doang, dan parahnya lagi, yang membuat Arthur fleck jadi sakit jiwa karena perlakuan mantan suami dari ibunya (penny fleck) yang menyiksa Arthur saat masih kecil sampe membuat saraf otaknya rusak.
                
Karena dengan fakta-fakta itulah yang ngebuat Arthur menjadi benci dengan lingkungannya dan membunuh orang-orang yang mengkhianati dia, termasuk ibu angkatnya sendiri (Penny Fleck). Dan disitu tuh gue ngerasa setuju sama apa yang dilakuin oleh Arthur, padahal kita tau membunuh itu sendiri perbuatan yang tidak baik, tapi disaat yang bersamaan kita merasa arthur tuh pantas untuk ngebunuh mereka semua, dan bahkan sampe menjadi sosok Joker itu sendiri. Emang cuci otak banget nih film wkwk.



3. Cinematografi dan skoring musik yang sangat pas dengan cerita.

Image result for joker

Dan terakhir yang ngebuat gue suka sama film ini itu sinematografinya, yang dimana banyak banget adegan-adegan yang kayak slow motion atau kayak stay doang gitu yang sebenarnya itu tuh jarang banget dipake dalam film superhero atau sejenisnya, dan tone warna dalam film ini pas aja gitu sama konsep filmnya, apalagi latar tahun 80’an gitu, keren deh pokoknya. Dan dari skoring musiknya juga keren menurut gue, awalnya sih gue gak terlalu merhatiin musiknya, tapi pas saat di akhir-akhir cerita film, skoring musiknya pas banget buat ngebangun emosi yang terjadi di dalam film.




Jadi itulah beberapa hal yang buat gue jadi suka sama film ini dan sangat rekomendasi banget untuk  kalian tonton. Tapi kalau kalian mau nonton film ini, gue saranin mending cek dulu deh mood kalian, takutnya kalau mood kalian lagi jelek terus nonton film ini dan merasa hidup kalian sama kayak yang dialamin oleh arthur fleck, nanti kalian ikutan dandan jadi badut segala lagi. Kan gak lucu pas kita lagi nonton enak-enak di bioskop terus tiba-tiba ada orang yang telanjang dada lari ke depan layar sambil tari tor-tor dengan muka badutnya. hahahaha












Hasil


Karya : Fahrizal sukardi


“yeeeaayyy..” teriak semua murid yang sedang melempar jas sekolah kesayangan mereka.
Pada saat itu pengumuman kelulusan sekolah baru saja diumumkan, setelah kami semua melewati banyak ujian, akhirnya kami bisa lulus.


“Kamu mau melanjutkan kuliah di mana”. Pertanyaan itu yang sering ditanyakan semua teman-teman yang baru lulus, guru pun juga menanyakan hal yang sama. Beberapa ada yang ingin melanjutkan di universitas favorit, langsung kerja, bahkan ada yang langsung menikah.

Gue bersama sahabat gue bahri, rencana ingin melanjutkan di kampus yang sama. Karena kami memang sudah lama berteman sejak kecil. Bahkan saat baru lahir, ranjang kami bersebalahan, dan kami selalu bertegur sapa dan bermain dengan para suster.


Dua hari berikutnya setelah pengumuman kelulusan di sekolah, kami menunggu pengumuman ujian perguruan tinggi. Di sini bahri memang terlihat sangat tegang, karena memang orangtua bahri terbilang agak kejam. Pernah bahri mendapat nilai jelek dalam ulangan matematika, orangtuanya langsung menghukum bahri untuk membuat candi selama satu malam. Ya memang kejam.

“aris, gimana nih kalau kita nggak lulus?” Tanya bahri sambil melakukan gerakan sikap lilin.

“ya kita kan bisa ikut tes di kampus lain ri” jawab gue santai sambil terus asik bermain game di android gue.


“lu mah enak ris, orangtua lu gak marah kalo lu gak lulus, mereka malah mendukung lu, nah gue kalau nggak bisa nurutin kemauan orangtua gue, bisa dikembaliin ke Rahim ibu gue lagi”.


“nggak segitunya juga kali ri, ntar gue bantuin ngomong sama orangtua lu deh, mereka juga pasti bisa maklumin itu”. 


“oke deh ris.”

“lagian lu ngapain sikap lilin gitu sih, risih tau gue ngeliatnya”. Tanya gue sama bahri yang gue mulai liat ekspresinya mulai aneh.


“ohh.. ini gue susah buang air besar dari kemarin ris, makanya gue sikap lilin biar pencernaan di…” belum selesai bahri menyelesaikan kalimatnya, bau tak sedap mulai muncul dibarengi dengan suara indah yang bersenandung. Dan gue sadar bahwa bahri telah mengeluarkan sesuatu dari perutnya saat itu.



Waktu yang dinantikan pun tiba, yaitu pengumuman kelulusan di universitas. Pengumuman waktu itu dimulai pada jam 2 siang, dan kami terus melihat jam yang makin lama makin dekat menuju angka 2. Bahri mulai terlihat tegang, dia terus berdoa dan bahkan sampai membaca teks proklamasi.

“ris gue deg-degan nih, gimana kalau gue gak lulus? ntar gue gak dapet kuliah, terus gue gak dapet istri karena gue miskin, dan orangtua gue ngejual gue ke Uzbekistan, terus gue sendiri di sana, terus…”

“ssstttt…”. Jawab gue sambil meletakkan Jari telunjuk ke mulut bahri dan menatap matanya dalam.


”tenang aja ri, kita pasti lulus kok, kita kan udah berusaha dan berdoa selama ini, jadi kita percayakan saja sama Tuhan". Bahri pun mulai tenang dan kita berdua berpelukan. Saat itu gue merasa bersalah dengan perbuatan gue yang tidak senonoh ini.

Detik demi detik kami menunggu, Dan jarum jam pun berhenti di angka dua. Kami berdua pun saling menatap satu sama lain.
“lu duluan deh ri yang liat” kata gue dengan nada yang tegang.


“loh kok jadi gue sih, lu dulu deh ris”. jawab bahri yang gak kalah tegang nya dari gue.


“lu dulu pokoknya”jawab gue gak mau kalah.


“lu dulu…”


Selama 5 menit kita saling menunjuk satu sama lain. Dan akhirnya gue pun mengalah. Gue mulai mengetik nomor pendaftaran dan meng-klik enter.


“yyeeahhh… gue luluuss!!” teriak gue kesenangan saat melihat hasil nya.

“Selamat ya ris..” ucap bahri yang juga ikut senang. “oke sekarang giliran gue”. Tangan bahri mulai mengetik nomor pendaftarannya dan ketika dia melihat hasilnya. LULUS.


Bahri terdiam sejenak.


“yeaahh gue lulus!!” teriak bahri heboh. Bahri pun keluar rumah dan teriak-teriak sambil mengayun-ayunkan celananya, dan berakhir dengan lemparan gayung dari para tetangga.


Kami sangat senang dan bersyukur bahwa kami bisa lulus. Melihat bagaimana perjuangan kami sebelumnya benar-benar terbayarkan.

Gue dan bahri bukan tipe orang yang suka belajar. Kami sering berbuat onar dan bolos di sekolah, bahkan kami sering mengerjai guru yang kami anggap membosankan ketika mengajar. Dan itu sebabnya kami selalu dibilang sampah masyarakat oleh teman-teman kami, bahkan orangtua. Itu kenapa orangtua bahri sangat kejam kepadanya, melihat perbuatan bahri seperti itu.


Tetapi kami selalu berpikir apakah kami harus terus melakukan itu selamanya. Itu yang sampai ada di pikiran kami. Akhirnya kami sadar bahwa kami tidak boleh terus seperti ini, dan mulai belajar keras, dan mengikuti banyak les demi menyusul ketertinggalan, walaupun banyak sekali cobaan dan hinaan dari teman-teman kami yang bilang bahwa kami tidak akan mampu.

Tapi kami berdua selalu berusaha untuk membuktikan bahwa sampah masyarakat seperti kami juga bisa berubah untuk menjadi seseorang yang berguna. Dan akhirnya kami berdua membuktikannya, yaitu dengan hasil lulus dari universitas.


“ternyata perjuangan kita nggak sia-sia ya ris” ucap bahri

“iya ri, kita bisa membuktikan kepada mereka, kalau kita juga bisa seperti mereka” jawab gue.


Gue ketawa kecil. Bahri juga ketawa kecil. seiring dengan tawa kami berdua, kami pun langsung mendatangi orangtua kami, dan memberi tau tentang hasil pengumuman tersebut.



Sabtu, 09 Februari 2019

MAAF

Karya : Fahrizal sukardi

Sudah 1 tahun lebih gue pacaran sama bella. Dan sifat aslinya mulai Nampak seiring berjalannya waktu. Gue udah gak tau harus bagaimana lagi untuk menyikapinya. Seolah-olah dia itu adalah gabungan dari semua gebetan yang gue benci.
“Angga, kamu mau gak anterin aku ke mall beli baju?” katanya berbicara di telfon.
“tapi kan baju kamu udah banyak” jawab gue ngeluh.

“baju aku itu sedikit, kamu emang gak ngeliat di rumah aku, Cuma 1 lemari ga, 1 lemari. Terus…”
Tut tut tut.


Gue langsung mematikan handphone. Kalau dia berbicara entah menghabiskan waktu berapa lama untuk mendengar ocehannya itu. Sifatnya yang boros itu perlahan-lahan muncul. Padahal saat kami berpacaran dulu, dia tidak seboros ini.


“bel, kamu mau aku beliin apa? boneka? cincin? atau apa terserah kamu” tanyaku yang berjalan di sampingnya itu.
“nggak usah ga, aku gak mau ngerepotin kamu, mending uang kamu disimpan aja buat tabungan untuk masa depan kita nanti” jawabnya sambil tersenyum kecil.

Seketika wajah gue saat itu memerah seperti kulit hellboy.

Tetapi nyatanya dia tidak seperti yang gue harapkan.

“kok kamu mutusin teleponnya sih!” ucapnya saat gue baru membalas teleponnya.
“tadi tiba-tiba tower sinyal di dekat rumah aku rubuh, jadi mati deh.” Jawab gue mencari alasan.

“kamu nih ya kalau ngomong sama aku selalu begitu, kamu emang gak tau saat kita dulu…”
Tut tut tut.
Ternyata tower sinyal di dekat rumah gue benar-benar rubuh.


Tidak hanya boros, bella orang yang sangat cerewet. Beda ketika kita pdkt dulu. Dia sangat pendiam dan pemalu, seperti gadis desa. Tetapi nyatanya sekarang dia lebih mirip dengan raja terakhir di resident evil. Cerewet dan kejam.

Kami menjalani hubungan ini sudah tidak seperti dulu lagi. Diawal pacaran kami sangat bahagia sekali, seperti anak kecil yang mendapat uang dari sisa belanja ibunya. Kami berdua sering nonton bareng, jalan bareng, bahkan tidur bareng. Tetapi beda rumah loh.

Perlahan-lahan gue mulai berpikir bahwa gue ingin putus dari bella. Tapi gue mengambil jalan yang salah. Gue tidak putus dengan dia. Tetapi gue mencoba untuk selingkuh. Gue tau kalau itu salah. Tetapi entah kenapa hati gue berkata lain. Gue berpikir selama bella gak tau gue selingkuh, kayaknya gak apa-apa gue melakukan itu. Dan ternyata gue salah besar.

Bella mulai merasa aneh dengan tingkah laku gue belakangan ini. Seolah-olah dia tau kalau gue selingkuh dari dia. Memang pada saat itu gue sedang dekat dengan teman sekelas gue di kampus. Dia mirip sekali seperti bella saat gue pdkt dengannya dulu.

“aku pinjam handphone kamu dong” ucap bella yang tiba-tiba memecah keheningan.
“Kamu kan ada handphone, ngapain pinjam handphone aku segala” jawab gue cuek sambil terus menyetir.

“kan aku mau liat doang, kamu selingkuh ya?”
Gue langsung kaget. “kok kamu bilang gitu sih, kamu gak percaya sama aku”.
“Aku baca di majalah wanita kalau ciri-ciri orang selingkuh itu nggak mau minjemin handphone ke pacarnya, kayak kamu nih”
“Masa kamu percaya sih sama majalah begituan” jawab gue agak panik. Kalau dia tau gue selingkuh bisa gawat. Gue mulai melihat di sekeliling. Berharap tidak ada benda yang tajam, jadi kalau dia marah dia tidak menusuk-nusuk mata gue.

“sini handphone kamu”, dia mengambil handphone gue dengan paksa, yang pada saat itu gue taruh di kantong celana gue.

“kamu ngapain sih? ini aku lagi nyetir tau, nanti bisa celaka” ucap gue sambil mulai melakukan gerakan-gerakan agar dia tidak bisa mengambil handphone gue.

“aaahhhh…, hati-hati kamu salah megang nanti” teriak gue dengan pasrah. 
Jika gue melakukan gerakan-gerakan yang tidak perlu lagi, gue takut nanti berakhir dengan tragis. Akhirnya gue pasrah dia mengambil handphone gue.


“nahh dapet, aku mau liat apa yang kamu sembunyiin dari aku” jawab dia dengan semangat
“gak ada kok sayang, beneran deh, percaya aja sama aku” jawab gue yang mencoba agar dia tidak melihat chatting gue sama anggun.

Gue mulai panik. Kali ini gue terus berpikir alasan apa yang akan gue bilang ke dia. Pikiran gue saat itu campur aduk.
Kami berdua terdiam.

Gue mencuri-curi pandang ke bella dan melihat kalau dia tidak menemukan chattingan gue sama anggun. Tiba-tiba saja air mata bella mengalir.
“kok kamu tega sih sama aku” ucapnya dengan tersedu-sedu, air matanya perlahan-lahan keluar.

“tega gimana sih maksud kamu? aku gak ngerti deh”. Jawab gue dengan wajah yang bego, seakan-akan gue gak tau apa yang terjadi.
“Ini siapa..? kok kamu chattingannya mesra gini, kamu kok berani sih selingkuhin aku!!” teriak dia sambil menangis.
Pikiran gue saat itu sangat kacau, gue udah gak tau harus ngomong apa lagi. “itu nenek aku bella..” jawab gue panik.
“masa kamu chattingan sama nenek kamu mesra gini, lagian nenek kamu kan udah meninggal.”
“dia bangkit lagi”.

Kami bertengkar sangat lama pada saat itu. Bahkan gue lupa ke mana tujuan gue dengan bella saat itu. Gue hanya mengendarai mobil tanpa arah tujuan. Gue mulai menjelaskan ke dia, kenapa gue selingkuh.
“Kenapa kamu gak bilang ke aku aja sih, kenapa harus dengan cara selingkuh” jawab dia dengan pelan. Air matanya perlahan mulai berhenti.
“iya maaf. Aku salah, gak seharusnya aku selingkuhin kamu” ucap gue dengan rasa yang sangat bersalah.


Kami terdiam sejenak.


Dan bella pun membuka suaranya. “kayaknya kita putus aja deh, kita udah gak bisa lanjut”.
Gue terdiam. Saat itu gue tidak berbicara apa-apa. Dan bahkan gue tidak membela diri ataupun menjawab keputusan bella itu. Suasana sangat hening dan hanya terdengar rintik hujan. Gue langsung mengantarnya ke rumah. Bahkan kami sudah lupa ke mana tujuan kami sebenarnya.


Bella masuk ke rumah tanpa berkata satu kata pun. Dan gue mengendarai mobil gue lagi untuk pulang ke rumah. Selama perjalanan gue mulai berpikir, betapa kejamnya gue. Bahkan gue merasa bahwa gue yang sangat kejam terhadapnya. Dan gue terus menyesali perbuatan gue ini.

Sampai di rumah. gue mulai membuka handphone gue. Melihat chattingan gue dengan anggun. Terlintas di pikiran gue, dalam hati gue terus berkata kenapa gue tega melakukan ini. Gue mencari-cari kontak bella dan mencoba untuk meneleponnya, dan dia tidak menjawab. Gue mencoba untuk mengirimnya pesan. Dan Meminta maaf kepadanya. Gue menghadap ke langit-langit kamar, sambil menunggu balasan dari bella. Berharap dia bisa memaafkan gue. Dan mengulang kembali hubungan ini.



Sepotong Kue

Happy Birthday…. Happy Birthday…. Happy Birthday to me… Sfx : Clapping… Ya, hari ini gue ulang tahun. Sekarang genap sudah umur gue bert...